Dunia pendidikan di Kota Bekasi kembali bergemuruh dengan kabar membanggakan. Siapa sangka, seorang bocah yang baru menduduki bangku kelas 1 Sekolah Dasar sudah mampu berbicara banyak di kancah internasional? Ya, dia adalah M. Khalifah Azka Abqary, siswa kelas 1 SDN Jatiasih 3, Kota Bekasi berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional melalui kecerdasannya di bidang numerasi.
Prestasi ini bukan sekadar keberuntungan. Di balik senyum polosnya, bocah yang akrab disapa Aska ini menyimpan ketekunan yang luar biasa dalam bergelut dengan angka-angka. Keberhasilannya meraih medali Bronze (Perunggu) pada ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2026 menjadi bukti bahwa potensi anak bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata, bahkan sejak usia dini.
- Nama Lengkap:
M. Khalifah Azka Abqary (Aska) - Sekolah:
SDN Jatiasih 3, Kota Bekasi - Prestasi:
Medali Bronze TIMO 2026 - Bidang:
Matematika Internasional - Kunci Sukses:
Minat dini dan dukungan penuh orang tua
Perjalanan Aska Menuju Panggung Internasional
Perjalanan Aska menuju Thailand tidak didapatkan secara instan. Sebagai siswa yang baru memulai transisi dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar, Aska harus mengikuti serangkaian seleksi yang cukup ketat. TIMO sendiri dikenal sebagai salah satu olimpiade matematika paling bergengsi yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai negara.
Menurut penuturan sang Ibu, Nancy Aurora, proses penyaringan tersebut diikuti Aska dengan penuh semangat. "Aska mengikuti penyaringan itu, dan Alhamdulillah, usahanya membuahkan hasil. Dia berhasil lolos dan terpilih untuk mewakili Indonesia di Thailand," ungkap Nancy pada Selasa (10/2/2026). Kegigihan Aska dalam memecahkan soal-soal logika matematika yang kompleks untuk anak seusianya memang patut diacungi jempol.
| Aspek Kompetisi | Detail Informasi |
|---|---|
| Nama Kompetisi | Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2026 |
| Lokasi Final | Thailand |
| Kategori | Primary 1 (Kelas 1 SD) |
| Capaian | Medali Bronze (Perunggu) |
| Asal Sekolah | SDN Jatiasih 3, Kota Bekasi, Jawa Barat |
Bibit Jenius yang Sudah Terlihat Sejak Dini
Ketertarikan Aska pada dunia matematika ternyata bukan muncul secara tiba-tiba saat ia masuk SD. Nancy menceritakan bahwa minat putranya tersebut sudah mulai menonjol sejak usia dini. Di saat anak-anak lain mungkin lebih tertarik pada permainan visual semata, Aska justru merasa tertantang dengan pola-pola angka dan logika dasar.
Dari sisi psikologi pendidikan, kemampuan anak seperti Aska menunjukkan pentingnya deteksi dini terhadap minat dan bakat. SDN Jatiasih 3 sebagai institusi tempat Aska bernaung juga berperan dalam memberikan ruang bagi siswanya untuk berkembang. Sekolah negeri saat ini memang terus bertransformasi untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing secara global.
Keberhasilan M. Khalifah Azka Abqary, siswa kelas 1 SDN Jatiasih 3, Kota Bekasi berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi rekan-rekan sebayanya di Bekasi dan seluruh Indonesia. Bahwa sekolah di mana pun, baik negeri maupun swasta, bukan penghalang untuk meraih mimpi setinggi langit.
Harapan dan Masa Depan Sang Jawara Matematika
Sebagai orang tua, Nancy Aurora tidak muluk-muluk namun tetap memiliki visi yang jelas untuk masa depan Aska. Ia berharap Aska bisa tetap rendah hati dan konsisten pada bidang yang ia sukai. "Kami berharap ke depannya, Aska bisa konsisten pada bidang yang dia tekuni saat ini, dan pastinya bisa terus membawa prestasi yang baik," harapnya.
Dukungan moral dan fasilitas dari keluarga memang menjadi kunci utama. Namun, peran lingkungan sekolah dalam memberikan kurikulum yang adaptif terhadap bakat siswa juga sangat krusial. SDN Jatiasih 3 telah membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat, siswa kelas 1 pun bisa menaklukkan panggung dunia.
Fenomena prestasi Aska ini juga memberikan pesan kuat bagi para pendidik dan orang tua di luar sana: dengarkan minat anak, dukung prosesnya, dan biarkan mereka bersinar dengan caranya sendiri. Selamat untuk Aska, selamat untuk SDN Jatiasih 3, dan selamat untuk Kota Bekasi! Indonesia bangga memilikimu.
Bagaimana menurut Anda? Apakah putra-putri Anda juga memiliki minat yang kuat pada bidang tertentu sejak dini? Mari kita terus dukung anak-anak Indonesia untuk terus berprestasi di kancah dunia!